
Liputancikarang.com , JAKARTA – Layanan internet IndiHome dilaporkan mengalami gangguan massal, dengan ribuan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia mengeluhkan koneksi Wi-Fi yang tidak dapat mengakses internet (no internet connection). Kondisi ini memicu gelombang protes di media sosial karena menghambat aktivitas krusial masyarakat, mulai dari pekerjaan hingga proses belajar mengajar jarak jauh.
Wilayah Bogor dan sekitarnya menjadi salah satu daerah terdampak cukup parah. Pelanggan di wilayah tersebut melaporkan sudah hampir seharian tidak dapat menikmati layanan internet, yang menyebabkan produktivitas di kantor maupun rumah tangga lumpuh.
Selain IndiHome, pengguna layanan data Telkomsel juga melaporkan adanya penurunan kecepatan akses yang signifikan. Hal ini memicu spekulasi luas mengenai adanya kendala teknis pada infrastruktur utama atau jaringan tulang punggung (backbone) milik Grup Telkom secara nasional.
Mengutip informasi dari halaman dukungan resmi Telkomsel, manajemen mengakui adanya ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Tim teknis saat ini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mendeteksi apakah gangguan berasal dari pemeliharaan rutin yang tidak terencana atau adanya kerusakan fisik pada jaringan fiber optik utama.
Pihak IndiHome memberikan panduan awal bagi pelanggan untuk mengatasi masalah koneksi secara mandiri, yaitu:
- Mematikan dan menyalakan kembali (restart) modem selama 5 hingga 10 menit.
- Memastikan kondisi fisik kabel fiber optic tidak tertekuk atau terputus.
- Melakukan pengecekan status tagihan melalui aplikasi untuk memastikan layanan tetap aktif.
Proses pemulihan dilaporkan sedang berjalan secara bertahap di beberapa titik wilayah. Pelanggan diimbau untuk terus memantau pembaruan status layanan melalui aplikasi MyTelkomsel atau kanal komunikasi resmi lainnya.
Telkomsel dan IndiHome berkomitmen untuk mempercepat proses sinkronisasi jaringan agar kualitas koneksi kembali normal di seluruh Indonesia secepat mungkin.
(Telkomsel Support/Instagram @indihome/Z-2)

