
LIPUTANCIKARANG.com – BEKASI, JAWA BARAT – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam menyediakan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang bersekolah di Sekolah Rakyat.
Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Siti Aida Adha Taridala, mengatakan bahwa skema MBG di Sekolah Rakyat berbeda dari skema reguler yang biasanya hanya mencakup satu kali makan siang.
“Skema yang dilakukan oleh BGN di Sekolah Rakyat, yang biasanya kita ketahui bersama biasanya satu kali makan, makan siang yang selama ini diberikan ke penerima manfaat,” ujarnya di Bekasi, Kamis (21/8/2025).
“Untuk Sekolah Rakyat, sesuai arahan Kabadan itu memang berbeda dengan yang selama ini sudah kita laksanakan (pemberian MBG). Itu diarahkan tiga kali makan, sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Kemudian (pemberian) dua kali snack, snack pagi dan sore,” lanjut Aida.
Aida menjelaskan, pelaksanaan program ini telah melalui uji coba pada Selasa dan Rabu pekan lalu di dua Sekolah Rakyat, yaitu SRMA 13 Bekasi dan SRMP Jakarta Timur, dengan dukungan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Program MBG di Sekolah Rakyat akan dijalankan secara rutin setiap hari, Senin hingga Minggu, di waktu Pagi, Siang dan Malam.

BGN juga memastikan kesiapan infrastruktur pelayanan gizi. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa ada 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang siap melayani Sekolah Rakyat. Dua SPPG yang menjadi percontohan, yakni SPPG Margahayu dan SPPG Graha Prima Kencana, telah melayani ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
“Berhubung dari detensifikasi mapping sementara itu ada 16 SPPG kita yang berdekatan (dengan Sekolah Rakyat), yang jangkauannya sesuai standar kita, aturannya 6 kilometer atau paling enggak 20-30 menit waktu tempuhnya. Dari 100 titik atau masih 60 sekian yang selesai bangunannya itu, ada 16 SR yang siap dilayani oleh Badan Gizi Nasional dalam MBG, tiga kali makan dan dua kali snack,” jelas Aida.


Program MBG yang diterapkan di Sekolah Rakyat menjadi bukti konkret keseriusan pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan terintegrasi dengan layanan gizi, demi masa depan generasi Indonesia yang lebih unggul.
“Murid di SRMA ini juga mendapat konsumsi bergizi lengkap lewat program makan bergizi gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Menu harian meliputi sarapan, snack, makan siang, dan makan malam , Gizi anak-anak kami pastikan terjamin,” tegas Lastri Kepala Sekolah SR Bekasi.

