
Angka pengangguran masih menjadi masalah yang cukup serius, Salah satu kendala utama yang menyebabkan hal ini adalah kurangnya skill dan kualifikasi para pencari kerja, serta kurangnya kesempatan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, Dinas Ketenagakerjaan berperan penting dalam meningkatkan skill dan kualifikasi para pencari kerja melalui program-program pelatihan dan pengembangan.
Pemerintah berencana meningkatkan kualifikasi para pencari kerja di tahun 2026, dengan fokus pada pengembangan ekonomi industri dan UMKM mandiri. Program-program pelatihan dan pengembangan akan dilaksanakan di berbagai daerah, dengan fokus pada peningkatan skill dan kualifikasi para pencari kerja.
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM mandiri.
Dinas Ketenagakerjaan dapat membantu meningkatkan skill dan kualifikasi para pencari kerja melalui program-program pelatihan, magang, dan pengembangan, serta memberikan dukungan kepada para pencari kerja untuk mendirikan UMKM sendiri.
Menurut Nur Hidayah, salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat lokal untuk masuk ke dunia industri adalah adanya kesenjangan kompetensi. Mayoritas perusahaan di Kabupaten Bekasi merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menerapkan standar kompetensi tertentu bagi tenaga kerja.

“Kondisi ini bukan berarti kompetensi masyarakat lokal rendah, tetapi belum sepenuhnya memenuhi standar industri. Karena itu, kami fokus melakukan upskilling dan pelatihan agar masyarakat lokal dapat lebih siap dan terserap ke dunia kerja,” jelasnya.
Selain pelatihan berbasis sertifikasi kompetensi untuk mendukung penyerapan tenaga kerja di industri, Disnaker Kabupaten Bekasi juga mengembangkan pelatihan keterampilan yang mendorong kewirausahaan melalui UMKM. Pelatihan tersebut meliputi keterampilan barista kopi, menjahit, hingga tata rias (make up artist).
“Melalui pelatihan keterampilan ini, peserta tidak hanya diarahkan untuk mencari kerja, tetapi juga didorong agar mampu berwirausaha secara mandiri dan menciptakan lapangan kerja baru melalui UMKM,” tambahnya.
Ia pun optimistis, dengan penguatan kompetensi dan pemberdayaan UMKM, generasi muda memiliki peluang yang lebih luas dalam membangun masa depan.

“Peluang kerja tidak hanya datang dari sektor industri, tetapi juga dari UMKM yang terus kita dorong sebagai penggerak penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat,” tutup Nur Hidayah.
Dengan demikian, diharapkan para pencari kerja dapat memiliki skill dan kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga mereka dapat meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran. Selain itu, pengembangan UMKM mandiri juga dapat meningkatkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Meningkatkan program-program pelatihan dan pengembangan untuk para pencari kerja
- Memberikan dukungan kepada para pencari kerja untuk mendirikan UMKM sendiri
- Meningkatkan kerjasama dengan industri untuk meningkatkan kesempatan kerja
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya skill dan kualifikasi untuk meningkatkan kesempatan kerja
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, diharapkan kita dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran, sehingga dapat meningkatkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

